Kamis, 28 Februari 2013

JADWAL UN TAHUN PELAJARAN 2012/2013

SMA dan MA
No
Hari dan Tanggal
Jam
Mata pelajaran
Program
IPA
Program
IPS
Program Bahasa
MA Program Keagamaan
1.
UN
Senin, 15 April 2013
 
07.30 – 09.30
 
Bahasa
Indonesia

 
Bahasa
Indonesia

 
Bahasa
Indonesia

 
Bahasa Indonesia

UN Susulan
Senin, 22 April 2013

2.
UN
Selasa, 16 April 2013

 
07.30 – 09.30
 
 
10.30 – 12.30
 
Fisika
 
 
Bahasa
Inggris
 
Ekonomi
 
 
Bahasa
Inggris
 
Bahasa Asing
 
 
Bahasa Inggris

 
Tafsir
 
 
Bahasa Inggris

UN Susulan
Selasa, 23 April 2013
3.
UN
Rabu, 17 April 2013
07.30 – 09.30
Matematika
Matematika
Matematika
Matematika
UN Susulan
Rabu, 24 April 2013
4.
UN
Kamis, 18 April 2013
 
07.30 – 09.30
 
 
10.30 – 12.30
 
Kimia
 
 
Biologi

 
Sosiologi
 
 
Geografi

 
Antropologi
 
 
Sastra Indonesia
 
Fikih
 
 
Hadis

UN Susulan
Kamis, 25 April 2013

UN TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Untuk persiapan menghadapi UN Tahun Pelajaran 2012/2013, silahkan siswa siswi SMA Negeri 1 Binduriang untuk mengunduh beberapa file di bawah ini. Kemudian dibaca, dipelajari, dan persiapkan diri Anda dengan sebaik-baiknya, karena waktu yang Anda miliki tidak lama lagi. Untuk menghadapi UN jangan berharap pada bantuan pihak manapun, tetapi bergantunglah pada diri Anda sendiri. Karena Anda yang menghadapi UN dan Anda sendirilah yang menentukan. Semoga.



Naskah Soal dan Lembar Jawaban UN Gunakan Barcode


Kualitas penyelenggaraannya Ujian Nasional (UN) tahun ini semakin ditingkatkan. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi kecurangan sekaligus memperkuat kelemahan pelaksanaan di sekolah.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud Khairil Anwar Notodiputro menyampaikan, mulai tahun ini naskah soal UN dengan lembar jawaban tidak terpisah. Jika pada tahun lalu peserta didik dapat menggunakan lembar jawaban temannya karena terpisah, mulai tahun ini naskah soal dengan lembar jawaban UN (LJUN) merupakan satu kesatuan. “Naskah soal dan lembar jawaban UN menggunakan sistem barcode,” katanya memberikan keterangan pers di sela-sela kegiatan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2013 di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan, Depok, Selasa (12/2).

Kamis, 10 Januari 2013

Segera, Penilaian Kinerja untuk Para Guru

Selama 2012, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyelenggarakan berbagai uji kompetensi yang diperuntukkan bagi guru baik dari Uji Kompetensi Awal (UKA) hingga Uji Kompetensi Guru (UKG) yang baru saja usai dilaksanakan November silam. Dari berbagai uji kompetensi ini hasil yang diperoleh tidak jauh berbeda dan masih berada pada rata-rata nilai 40.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa hasil tersebut menjadi gambaran agar peningkatan mutu guru tidak boleh berhenti dan harus dilakukan secara terus menerus. Rencananya pada tahun ini, Kemendikbud juga telah menyiapkan penilaian kinerja untuk para guru.

"Jangan sampai gurunya jelek, harus diperbaiki terus. Jadi output siswanya juga ikut membaik dan semakin baik," kata Nuh.

Berdasarkan data dari Kemendikbud, jumlah guru di Indonesia saat ini tercatat sekitar 2,9 juta guru dan tiap tahun sekitar 33.000 guru yang pensiun. Untuk itu, penyediaan guru dan peningkatan mutu guru selalu menjadi program yang wajib dilakukan. Salah satunya seperti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) yang dianggap mampu meningkatkan kualitas guru.

Wamendikbud akan gugurkan sekolah bocorkan soal UN

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim menyatakan akan menggugurkan sekolah yang membocorkan soal Ujian Nasional 2013 kepada siswa.

"Kami akan menggugurkan sekolah yang terbukti membocorkan soal UN saat pelaksanaan ujian nasional berlangsung," katanya di Banda Aceh, Sabtu.

Musliar menjelaskan meski soal UN tersebut sulit untuk bocor dan beredar kepada siswa, namun pihaknya tetap memberikan peringatan keras kepada seluruh sekolah di seluruh Indonesia agar tidak melakukan kecurangan saat ujian tersebut diselenggarakan.

Ia mengatakan untuk antisipasi kebocoran soal tersebut pihaknya membuat 20 soal yang berbeda-beda dalam setiap ruangan ujian nasional tersebut.

Kurikulum Baru Ringankan Beban Guru

Rencana pemberlakukan kurikulum baru diyakini mempermudah tugas tiap sekolah. Pasalnya dalam kurikum yang kental dengan Attitude, Skill dan Knowledge (ASK) ini sekolah tidak perlu lagi membuat kurikulumnya sendiri.

Dalam kurikulum lama, yakni Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), kewenangan membuat kurikulum diberikan pada sekolah masing-masing. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar KementerianPendidikan dan Kebudayaan, Suyanto, mengatakan tidak semua sekolah mampu membuat kurikulumnya sendiri. "Itu sebabnya kurikulum diubah supaya sekolah tidak susah membuatnya," ujarnya.

Suyanto menyebut tidak semua guru dibekali profesionalisme pembuatan kurikulum. Untuk itu, pada tahun ajaran 2013-2014 mendatang, kewenangan membuat kurikulum kembali lagi ke pemerintah. Hal ini juga dimaksudkan agar kurikulum baru diharap menjadi pemersatu menjadi salah satu upaya pemersatu bangsa.

Kamis, 06 Desember 2012

Kurikulum Baru, SMA Tidak Ada Penjurusan


Kurikulum baru 2013 turut mengubah sistem pendidikan untuk setingkat sekolah menengah atas. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh, pelajar SMA tidak lagi dibingungkan dengan adanya penjurusan eksakta, sosial, maupun bahasa. "Anak-anak akan dibebaskan memilih pelajaran yang disukai," kata Nuh.

Menurut Nuh, pendidikan di sekolah lebih baik tidak ada spesialisasi. Alasannya, fakta di lapangan untuk mencari kerja atau meneruskan pendidikan ke jenjang berikutnya tidak ada syarat berasal dari lulusan IPA, IPS, maupun bahasa. "Anak IPS bisa masuk teknik, anak IPA bisa masuk ekonomi, asal lulus ujian masuk," kata Nuh.